
Bisnishotel.id, SENTUL — Lorin & Syariah Hotel Sentul menghadirkan promo menginap bertajuk “Sunday Monday Package (SUMO)” sepanjang April 2026. Program ini ditujukan untuk mendorong minat staycation di kawasan Sentul, Bogor, dengan penawaran harga kompetitif.
Promo tersebut dirancang untuk memberikan alternatif liburan singkat dari akhir pekan hingga awal pekan. Paket ini menyasar keluarga, pasangan, maupun pelaku perjalanan bisnis yang menginginkan suasana menginap yang nyaman dan strategis.
Sebagai hotel bintang 4 di kawasan Sentul, Lorin dikenal memiliki fasilitas lengkap dan pelayanan profesional. Sementara itu, unit Syariah Hotel Sentul menawarkan konsep menginap bernuansa islami yang modern dengan mengedepankan kenyamanan dan ketenangan.
Melalui promo SUMO, tamu dapat menikmati harga kamar khusus, yakni tipe Superior di Syariah Hotel Sentul mulai Rp475.000 per malam dan tipe Deluxe di Lorin Sentul Hotel mulai Rp650.000 per malam.
Paket tersebut telah mencakup sejumlah fasilitas, seperti sarapan untuk dua orang di Trophy Resto, akses kolam renang di area Playland, serta layanan Wi-Fi berkecepatan tinggi di seluruh area hotel.
Manajemen Lorin & Syariah Hotel Sentul menilai, kombinasi harga dan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan okupansi, khususnya pada periode awal pekan yang cenderung lebih rendah dibandingkan akhir pekan.
Selain itu, lokasi hotel yang berada di kawasan strategis dekat destinasi unggulan Sentul menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin menikmati berbagai aktivitas rekreasi.
Promo SUMO berlaku khusus untuk periode menginap setiap hari Minggu dan Senin selama April 2026. Skema ini memungkinkan tamu memperpanjang momen liburan akhir pekan dengan suasana yang lebih santai.
Dengan penawaran tersebut, Lorin & Syariah Hotel Sentul optimistis dapat menarik lebih banyak wisatawan domestik, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pilihan akomodasi di kawasan Sentul-Bogor.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi industri perhotelan dalam mendorong permintaan melalui inovasi paket promosi di tengah persaingan yang semakin ketat.

